Laris Manis Bisnis Wisata Halal yang Menggiurkan




Judul Buku : Laris Manis Bisnis Wisata Halal

Penulis : 1. Cheriatna

               2. Desi Namora

Desain Grafis: Didit D. Irawan



Assalamualaikum Wr. Wb

Buku Laris Manis Bisnis Wisata Halal memberikan banyak informasi dan pencerahan bagi saya setelah membacanya. Unsur motivasi tertulis jelas dalam buku ini untuk berbisnis terutama bisnis yang berhubungan dengan traveling halal. Halal menjadi garis besar di sini karena sebagai muslim, kehalalan dalam semua hal itu perlu dan wajib terpenuhi.

Cheriatna pendiri bisnis wisata halal dahulu hanya seorang anak petani sederhana yang menjual bunga di Rawa Belong Jakarta Barat. Dengan berbekal keberuntungan, ia mendapat beasiswa non degree selama 8 bulan di Jepang. Setelah itu ia menjadi senang dengan dunia traveling terutama traveling ke luar negeri. Ia pun mendapat kesempatan gratis untuk berkunjung ke Singapore, Malaysia dan China. Karena keyakinan dan kesenangan akan dunia traveling maka ia memulai bisnis travel bersama istri. Setelah mendirikan usaha travel ini maka ia pun bisa jalan-jalan ke Eropa, Afrika, dan sebagian besar Asia.

Berawal dari bisnis travel umroh kemudian ia mendapat ide untuk mensinergikannya dengan bisnis wisata halal ke negara-negara lain. Warga Indonesia tergolong penyuka jalan-jalan. Potensi market umroh mencapai 1 juta orang Indonesia per tahunnya. Sementara wisatawan Indonesia yang suka melancong ke luar negeri hampir mencapai 8 juta orang. Benar-benar pangsa pasar potensial untuk membangun usaha jasa travel halal di Indonesia. Terlebih mayoritas warga Indonesia beragama Islam. Sangat disayangkan bila peluang ini lewat begitu saja. Terlebih resiko bisnis wisata lebih kecil dibandingkan bisnis umroh. Sementara persaingan bisnis wisata halal masih sedikit, sedangkan bisnis umroh sudah menjamur.

Tidak disarankan bagi pemula untuk memulai bisnis travel umroh, sebaiknya menjadi agen saja kecuali berlebih secara finansial. Bisnis umroh memiliki banyak resiko terutama terkait visa yang tidak keluar, pesawat yang delay, hotel yang penuh juga izin umroh yang sangat mahal. Kecuali Anda punya uang berlebih dan ingin dapat pahala berlimpah.

Bisnis wisata halal tentunya akan laris manis karena jumlah populasi muslim yang meningkat. Pada tahun 2070 diperkirakan populasi muslim akan meningkat hingga 35 %. Dan pada saat itu, populasi muda juga turut meningkat sebesar 73%. Usia muda selalu identik dengan petualangan. Pemuda suka menjelajah dan memiliki keingintahuan yang tinggi sehingga dapat meningkatkan minat traveling yang nantinya juga akan berpengaruh positif pada bisnis wisata halal.

Tahun 2014 ada 116 juta yang diperkirakan meningkat hingga 180 juta traveller muslim dunia yang melakukan perjalanan wisata. Sedangkan di Indonesia, wisatawan muslim naik rata-rata 15,05% di 3 tahun terakhir ini. Dan masih berdasarkan Comcec Report traveler, wisatawan muslim menghabiskan US$ 142 miliar pada tahun 2014.

Trend wisata halal semakin meningkat di tengah masyarakat. Kriterianya antara lain: tersedianya fasilitas halal seperti mudah ditemukannya masjid, jam shalat, adanya tempat wudhu, arah kiblat di hotel, tersedianya kitab suci. Semua kriteria tersebut ditetapkan untuk memudahkan umat muslim untuk tetap nyaman dan aman sepanjang perjalanan wisata. Yang juga menjadi sorotan dalam wisata halal adalah tidak adanya aktivitas non halal seperti perjudian dan minum minuman alkohol selama dalam perjalanan wisata. Ketersediaan makanan halal dan air bersih untuk berwudhu jadi pilihan yang mendominasi.

Trend wisata halal ini sudah tumbuh secara global. Geliat bisnis wisata halal tidak hanya berkembang di negara muslim, namun juga negara non muslim. Banyak negara non muslim yang kini mulai berbenah diri untuk mempersiapkan negaranya untuk menjadi destinasi wisata halal. Negara-negara tersebut seperti Korea Selatan, Jepang, China, dan banyak negara di Eropa. Restaurant atau tempat makanan halal dan tempat ibadah atau masjid sudah tidak sulit ditemukan di negara-negara tersebut. Wisatawan muslim tidak perlu khawatir lagi terkait kehalalan dan ibadah shalatnya yang tertinggal.

Di dalam negeri sendiri, pemerintah Indonesia sedang melakukan pembenahan dari segala sisi untuk siap menjadi negara terunggul dalam pariwisata halal di tahun 2020. Ragam destinasi wisata dan budaya yang kaya membuat Indonesia memiliki modal dan peluang besar untuk mewujudkan cita-cita pariwisata Indonesia menjadi yang terdepan.

Pandangan nonmuslim terhadap wisata halal juga positif. Mereka juga berminat untuk mengikuti wisata halal dengan alasan masalah kegiatan malam yang lebih positif, banyak orang yang takut terkait hiburan malam saat tour dan setelah kegiatan tour, dengan ikut program wisata halal hal negatif tersebut bisa dihindari. Bahkan ada juga yang menyebutkan bahwa makanan halal lebih terjamin kebersihannya.

Cheria Holiday memulai bisnisnya tanpa pakai uang pribadi sama sekali dalam menyewa kantor, buat sistem, beriklan dan gaji pegawainya. Beberapa tips dari pemilik bisnis untuk mendirikan wisata yaitu kuatkan azzam (niat), memiliki pengalaman dan product knowledge tentang bisnis yang akan ditekuni, perhitungan biaya operasional yang akurat, penetapan tujuan berupa besarnya pendapatan yang akan dihasilkan.

Hal yang paling penting dari bisnis di era modern seperti sekarang ini yakni kita harus digitalkan bisnis kita. Seperti ojek yang berbasis digital dan menjadi diminati banyak orang, maka bisnis kita pun wajib dipasarkan melalui media sosial agar lebih terkenal. Cara mendigitalkan bisnis kita bisa melalui facebook ads, menjual aplikasi di google playstore, blog atau web, dan google adwords.

Keunikan paket halal dibutuhkan untuk memperkokoh brand usaha yang kitaMiliki. Jadikan hal ini sebagai alasan mengapa para tamu memilih jasa kita.Kalau kita tak punya keunikan dipastikan kita akan sulit bersaing dengan para kompetitor. Apalagi jika kita adalah pemain baru, dibutuhkan ide jitu untuk masuk segmen bisnis yang orang lain sudah lama memasukinya.

Belajar dari Cheria Holiday bagaimana travel ini melawan arus kebiasaan rombongan tour yang pergi dengan grup besar, Cheria justru menawarkan paket-paket private dengan rombongan yang kecil dengan harga tak berbeda dengan grup besar. Tak perlu menunggu grup tour penuh dulu baru bisa berangkat, sehingga tamu merasakan keistimewaan berupa privasi yang lebih terjamin, jadwal keberangkatan yang lebih flexible dan itinerari atau jadwal perjalananan yang lebih memenuhi harapan setiap tamu. Bahkan Cheria Holiday juga punya paket hanya untuk berdua yaitu honeymoon package.

Buku ini sangat pas untuk membangkitkan semangat orang-orang yang memiliki kemampuan wiraswasta. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha dan memiliki keyakinan bahwa kita bisa sukses.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Outfit Asyik nan Keren untuk Hijabers yang Ingin ke Pantai

Finally Going to Tebing Keraton Bandung

Marvelous Trip With Garuda Indonesia