Lomba Blog Pegi-Pegi: Wakatobi, Nirwana yang berkilau di Indonesia

Awalnya tidak sengaja saat iseng browsing web pegi-pegi.com saya melihat info lomba bloggers dengan hadiah traveling ke destinasi yang diinginkan di Indonesia. Sebagai bloggers yang hobi traveling, sayembara ini membuat saya tertarik. Tanpa pikir panjang saya segera mencari tempat sepi untuk mencari inspirasi. Lalu mulailah jari-jari tangan saya menari-nari di atas keyboard. Tak sabar rasanya ingin segera mempublikasi tulisan ini ke blog saya yang masih cukup sepi.

Destinasi yang ingin sekali saya kunjungi dan masih termasuk dalam list impian adalah Wakatobi. Saat saya kuliah S1, seorang dosen sering sekali menceritakan tentang keindahan Wakatobi. Dulu Wakatobi belum banyak dikenal, sekarang sudah banyak orang yang tahu sehingga hal ini semakin membuat saya mengidamkan tempat tersebut sebagai destinasi liburan. Terlebih lagi hadiahnya nanti kita akan berlibur bersama Alexander Thian atau @amrazing yang akun instagram dan twitternya saya follow. Pasti akan seru bisa jalan bareng dengannya karena Koko Alex itu terkenal gokil. Selain itu, saya sangat penasaran ingin dengar langsung pengalaman travelingnya yang selalu dia pamerkan di media sosial.

Kenapa aku memilih Wakatobi? Karena Wakatobi itu indah banget. Bahkan Wakatobi disebut Underwater Nirwana. Kekayaan bawah lautnya seperti surga. Ibarat bayi 5 bulan, saya selalu ngeces saat liat liputan atau browsing informasi tentang Wakatobi. Selain bawah lautnya yang indah, pemandangan di atas lautnya juga tak kalah indah. Pulau-pulaunya memiliki pantai yang mempesona serta masyarakatnya memiliki budaya yang eksotis. Saya rasa Wakatobi adalah tempat yang cocok untuk dijadikan destinasi ecotourism.

WAKATOBI adalah singkatan Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko yang merupakan kepulauan yang terletak di Sulawesi Tenggara. Sejak tahun 1996, Kabupaten Wakatobi ditetapkan sebagai Taman Nasional karena keanekaragaman kehidupan bawah lautnya. Terumbu karangnya terjaga dengan baik sehingga menjadi pusat dari segitiga terumbu karang dunia. Dengan demikian, aktivitas yang harus dilakukan jika berlibur ke sana adalah diving (bagi yang punya lisensi), snorkeling yang bisa dilakukan oleh siapa saja dan tentunya jelajah pulau.

Transportasi menuju Wakatobi bisa ditempuh melalui jalur udara yaitu bisa memesan tiket pesawat langsung menuju Kendari atau Bau-Bau. Namun umumnya penerbangan dari beberapa kota harus transit terlebih dahulu di Makasar. Jika saya terpilih untuk traveling ke sana, maka ini akan menjadi pengalaman pertama saya menginjakkan kaki di Pulau Sulawesi.  Tentunya saya tak akan menyia-nyiakan kesempatan jika saya terpilih. Saya akan memaksimalkan liburan saya sembari belajar tentang alam dan kearifan lokal masyarakat setempat.

Sayangnya saya belum mendapat lisensi diving jadi saya tidak bisa diving di sana. Untuk mendapat lisensi diving itu tidak mudah. Harus melalui beberapa kali latihan dan tes yang tentunya sangat menyita waktu. Bagi pekerja seperti saya ini sangat sulit karena jatah cuti yang terbatas. Semoga nanti saya bisa segera ada waktu untuk mengambil tes lisensi diving. Jika tidak ya tak apa yang penting saya masih bisa menikmati suasana pantai dan berkenalan dengan masyarakat setempat. Itu sudah cukup memuaskan hasrat saya sebagai traveler.

Selain wisata alam, di Wakatobi kita dapat juga wisata budaya dan sejarah. Di sana kita dapat mengunjungi beberapa benteng bersejarah dan mungkin juga bisa mendapat kisah terkait dengan benteng-benteng tersebut. Adapun wisata budaya yang bisa dilakukan di sana adalah menyaksikan berbagai pertunjukan tarian khas, mengenal pakaian adat Suku Wakatobi atau Suku Bajau, dan masih banyak lagi. Menuliskannya saja membuat saya terpesona, apalagi jika memenangkan lomba ini dan mendapat kesempatan untuk pergi ke sana. Saya berjanji pasti akan saya ceritakan pengalaman itu dengan selengkap-lengkapnya. I am proud to be Indonesian. Terima kasih Tuhan telah menciptakan negeri seindah ini. 


gambar diambil dari google (tripadvisor.com)

Komentar

  1. Semoga dapat sertifikat diving-nya :-D

    BalasHapus
  2. hehehe aamiin.. semoga bisa punya waktu untuk ambil lisensinya...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Outfit Asyik nan Keren untuk Hijabers yang Ingin ke Pantai

Finally Going to Tebing Keraton Bandung

Semi Body Rafting di Curug Naga